Tentang Diriku

Bellina Narasky anak pertama dari Husen dan Fitri Yanti. Anak yang cantik ini dan menjadi kebanggaan di dalam keluarga besar mereka. Lahir pada tanggal 26 oktober seribu sembilan ratus delapan puluh enam. Tepatnya sore masuk ke malam 17.30 gitu deh mama saya melahirkan anak yang sangat lucu dan menggemaskan *^uh…GeeRnya^*. Ngak papa deh!!!!

Anak yang lucu ini sangat cepat pertumbuhannya. Tumbuh gigi usia lima bulan, bisa berjalan sembilan bulan, bisa naik sepeda Cuma dengan sekali latihan, *^diajarin papaku loh…..^* dan aku sayang banget sama umi dan dato aku.karna mereka sayang ,cinta mereka terhadapku melebihi cinta dan sayang mereka kepada dirinya sendiri *^ Penghormatan terbesar deh yang aku berikan sama mereka ^* LOVE U ALL THE BEST

Ni saatnya aku masuk Taman Kanak-kanak. Aku bersekolah di TK. Anurmaniah. Adanya di Jakarta selatan. Cerita lucunya : aku jadi ketua genk *^belagu yaa…kecil-kecil bandel^* ah ga papa. Walau begitu aku kesayangan Bu Nana lo.dia itu guru aku. Dah cantik baik banget deh………

SD Muhamadiah 28 Cipulir itu eSDe aku. Itu SD Ngetop ke-2 di Jakarta selatan. Aku sekolah disana, seneng baget karma temannya baik-baik. Bangun jam lima siap-siap di jemput Pak Marmono (dia itu supir jemputan) orangnya matre….. jam 6 dijemput sampe sekolah jam 7 pagi. Langsung sekolah agama, lalu dilanjutin dengan sekolah umum.pulang jam 3 sore deh… pulang siap-siap untuk ngaji dirumah guru ngaji *^ yaialah………masa guru bahasa jawa^*. Sayangnya aku hanya 3 tahun disana. Karena aku harus ikut mama dan papa tercinta. Kami tinggal di depok. Mulai detik itu ngak ada yang menarik. Karena banyak hal yang ga sesuai dengan hati dan pemikiranku…………

Kata Mutiara yang gw kutip dari buku “Bahagiakah Diri Anda Dengan Menjadi Orang Sukses”, Ja’far Subhani. Beliau berkata :

Betapa naïf seseorang yang mestinya dapat

memanfaatkan potensi-potensi yang ada, akan tetap

ia menghamburkan waktunya dan luput

dari keteraturan dari

bagian lain kehidupan.

—————————————————————————————

Aku sama sekali tidak menanggis

Karena

Nasib yang aku pilih.

Aku menanggis

Karena

Aku tidak memiliki nyawa lebih dari satu

Untuk dikorbankan

Kepada ISLAM

Andaikan aku mempunyai nyawa sebanyak rambut ini,

Pasti sudah aku jadikan

Tumbal untuk Keyakinanku

Puisi batu

Jangan menangis karna

5 Komentar Add your own

  • 1. nessa .d. putri  |  Maret 31, 2009 pada 11:38 am

    hahaaa ..

    beLL… maoo duund animation pigg nyah.. heheh ..

    buuka punya nessz juja yaQ, hehe

    Balas
    • 2. narasky  |  April 6, 2009 pada 9:12 am

      cari az di google ketik glitter code

      Gitu Bu………….

      Balas
  • 3. Darnila Dinda Sahara  |  April 2, 2009 pada 5:09 am

    jayUs dEh Loh beLLLLLLLLLL

    Balas
    • 4. Darnila Dinda Sahara  |  April 2, 2009 pada 5:09 am

      nila caaaaaaaaaaapeeeeeeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkkk
      dahhhhhhhhhhhhhhhhhh

      Balas
  • 5. Tentang Diriku « Narasky’s  |  April 7, 2009 pada 12:35 am

    [...] Tentang Diriku [...]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.